JAKARTA - Menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan membutuhkan pengaturan waktu yang tepat agar setiap aktivitas ibadah dapat dilakukan secara teratur. Salah satu panduan penting yang selalu dinantikan umat Islam adalah jadwal imsakiyah.
Melalui jadwal ini, masyarakat dapat mengetahui waktu sahur, salat lima waktu, hingga saat berbuka puasa secara jelas sehingga ibadah dapat dilaksanakan dengan lebih tertib.
Bagi umat Islam yang tinggal di wilayah Bandung dan sekitarnya, jadwal imsakiyah menjadi pedoman utama dalam menjalani aktivitas harian selama bulan suci.
Dengan memahami waktu imsak serta waktu salat secara tepat, masyarakat dapat menjaga kedisiplinan ibadah sekaligus mengatur kegiatan sehari-hari agar tetap seimbang antara aktivitas dan ibadah.
Jadwal Imsakiyah Bandung Kamis 12 Maret 2026 penting disimak sebagai panduan umat Islam khususnya yang tinggal di wilayah tersebut.
Dengan mengetahui waktu imsak, salat, hingga berbuka puasa secara tepat, umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan lebih tertib dan khusyuk sepanjang hari.
Bagi masyarakat di Kota Bandung dan sekitarnya, jadwal imsakiyah ini juga bisa menjadi pedoman penting untuk menentukan waktu salat lima waktu serta waktu berbuka puasa yang dinanti setiap hari selama Ramadan. Berdasarkan data resmi Kementerian Agama melalui laman Bimas Islam, jadwal imsakiyah disusun berdasarkan perhitungan astronomi dan posisi matahari di suatu wilayah. Karena itu, jadwal ini menjadi rujukan yang dipercaya oleh umat Muslim di berbagai daerah, termasuk Bandung.
Jadwal Imsakiyah Bandung Hari Ini
Berikut selengkapnya jadwal imsakiyah Bandung Kamis 12 Maret 2026, sebagaimana dilansir dari laman resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Berikut rincian jadwal imsakiyah Kota Bandung pada 21 Ramadan 1447 Hijriah atau 12 Maret 2026 lengkap dengan waktu pelaksanaan salat lima waktu:
Imsak: 04.29 WIB
Subuh: 04.39 WIB
Terbit: 05.47 WIB
Duha: 06.18 WIB
Zuhur: 12.03 WIB
Asar: 15.09 WIB
Magrib: 18.12 WIB
Isya: 19.17 WIB
Sementara rincian jadwal imsak wilayah sekitar Kota Bandung adalah sebagai berikut:
Kabupaten Bandung, imsak: 04.30 WIB, subuh: 04.40 WIB, terbit: 05.48 WIB, duha: 06.19 WIB, zuhur: 12.03 WIB, asar: 15.09 WIB, magrib: 18.12 WIB, Isya: 19.17 WIB.
Kabupaten Bandung Barat, imsak: 04.30 WIB, subuh: 04.40 WIB, terbit: 05.48 WIB, duha: 06.19 WIB, zuhur: 12.03 WIB, asar: 15.09 WIB, magrib: 18.12 WIB, Isya: 19.17 WIB.
Kabupaten Sumedang, imsak: 04.28 WIB, subuh: 04.38 WIB, terbit: 05.50 WIB, duha: 06.17 WIB, zuhur: 12.02 WIB, asar: 15.07 WIB, magrib: 18.07 WIB, isya: 19.15 WIB.
Kota Cimahi, imsak: 04.30 WIB, subuh: 04.40 WIB, terbit: 05.48 WIB, duha: 06.19 WIB, zuhur: 12.03 WIB, asar: 15.09 WIB, magrib: 18.12 WIB, isya: 19.17 WIB.
Dengan mengetahui jadwal tersebut, masyarakat dapat menyesuaikan waktu sahur, salat, serta berbuka puasa secara lebih tepat selama menjalani ibadah Ramadan.
Keutamaan Sahur Dalam Islam
Dalam ajaran Islam, sahur memiliki kedudukan yang sangat penting dan penuh keberkahan. Dijelaskan dalam hadits riwayat Sahih Bukhari bahwa Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan sahur, bahkan meskipun hanya dengan sedikit makanan atau minuman.
“Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat keberkahan,” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam hadist lain, disebutkan bahwa malaikat bersalawat atas orang sahur. Rasulullah SAW bersabda:
“Sejujurnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang bersahur.” (HR.Ahmad)
Sahur memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT. Terlebih manfaat sahur saat berpuasa juga sangat banyak, termasuk untuk menyediakan energi, mencegah dehidrasi, hingga menjaga fokus sepanjang hari.
مَنْ أَرَادَ أَنْ يَصُومَ فَلْيَتَسَحَّرْ بِشَىْءٍ
Artinya: "Barangsiapa ingin berpuasa, maka hendaklah dia bersahur," (HR Ahmad).
Waktu Sahur Terbaik Menurut Hadits
Waktu pelaksanaan sahur juga memiliki anjuran khusus dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mengakhirkan sahur mendekati waktu Subuh, selama masih dalam batas waktu yang diperbolehkan.
Rasulullah SAW bersabda:
"Umatku berada dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur." (HR. Ahmad).
Berdasarkan hadits tersebut, diketahui bahwa waktu terbaik untuk sahur adalah di sepertiga malam hingga menjelang Subuh. Dalam hadits lain yang diriwayatkan Bukhari disebutkan bahwa jarak antara makan sahur Rasulullah SAW dengan azan Subuh sekitar lima puluh ayat Al-Qur’an atau sekitar sepuluh hingga lima belas menit sebelum azan.
Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma bertanya kepada Zaid bin Tsabit radhiyallahu ’anhu,
كَمْ كَانَ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالسَّحُورِ قَالَ قَدْرُ خَمْسِينَ آيَةً
“Berapa biasanya jarak sahur Rasulullah dengan azan (subuh)? Zaid menjawab: sekitar 50 ayat” (HR. Bukhari no. 1921 dan Muslim no. 1097).
Anjuran ini menunjukkan bahwa sahur sebaiknya tidak dilakukan terlalu awal, melainkan mendekati waktu Subuh agar tubuh tetap memiliki energi yang cukup saat menjalani puasa sepanjang hari.
Makanan Yang Dianjurkan Saat Sahur
Selain waktu pelaksanaan, jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur juga memiliki anjuran tersendiri dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW bahkan menyebutkan salah satu makanan terbaik untuk sahur.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:
نِعْمَ سَحورُ المؤمِنِ التَّمرُ
“Sebaik-baik makanan sahur adalah tamr (kurma kering)” (HR. Abu Daud no. 2345, disahihkan Al-Albani dalam Shahih Abu Daud).
Kandungan nutrisi dalam kurma memang dikenal sangat baik untuk tubuh. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa satu butir kurma memiliki kandungan kalori sekitar 23 kkal yang berasal dari 96 persen karbohidrat, tiga persen protein, dan satu persen lemak.
Dengan demikian, ketika seseorang mengonsumsi tiga butir kurma, secara tidak langsung ia telah memperoleh sekitar 70 kkal energi yang setara dengan satu piring nasi. Kandungan energi tersebut cukup membantu tubuh untuk tetap bertenaga saat menjalani puasa.
Melalui pengaturan waktu sahur, pilihan makanan yang tepat, serta mengikuti jadwal imsakiyah secara disiplin, umat Islam dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan penuh keberkahan selama bulan Ramadan.